ANGKA ROMAWI: Cara Penulisan & Tabel 1 Sampai 10, 1
发布时间:2026-09-20 | 浏览:2
Bahasa Indonesia
Angka Romawi – Bilangan romawi adalah nomor-nomor yang berasal dari romawi kuno. Sistem penomoran ini menggunakan simbol-simbol untuk melambangkan angka numerik atau sebuah bilangan.
Dalam penulisannya, angka romawi menggunakan 7 simbol, yakni I (1), V (5) X (10, L (50), C (100), D (500) dan M (1000). Untuk masing-masing penggunaannya akan dibahas pada salah satu bab di artikel ini.
Walaupun sudah kuno, angka romawi umumnya masih digunakan untuk pada penulisan tertentu, misalnya urutan nama para bangsawan, penomoran bab, buku, jam, kelas, surat serta penomoran undang undang.
Daftar Isi Artikel
TABEL ANGKA ROMAWI 1 SAMPAI 10
SIMBOL ANGKA ROMAWI
CONTOH SOAL PENULISAN ANGKA ROMAWI
PENGGUNAAN ANGKA ROMAWI
SEJARAH ANGKA ROMAWI
TABEL ANGKA ROMAWI 1 – 1000 ARTIKEL LAINNYA
ARTIKEL LAINNYA
TABEL ANGKA ROMAWI 1 SAMPAI 10
Angka romawi sudah jarang digunakan pada angka-angka besar, selain penulisannya cukup sulit, sebagian besar masyarakat juga kurang paham cara pembacaan huruf ini sehingga proses transfer informasi akan menyulitkan.
Namun, umumnya angka romawi masih digunakan pada angka-angka kecil, misalnya 1-10 atau angka belasan. Nah, berikut ini adalah tabel angka romawi dari angka 1 2 3 4 5 6 7 8 9 dan 10.
Daftar Angka Romawi 1 – 10.
Angka Romawi 1 : I Angka Romawi 2 : II Angka Romawi 3 : III Angka Romawi 4 : IV Angka Romawi 5 : V Angka Romawi 6 : VI Angka Romawi 7 : VII Angka Romawi 8 : VIII Angka Romawi 9 : IX Angka Romawi 10 : X
Angka Romawi Tahun 2019 = MMXIX Angka Romawi Tahun 2020 = MMXX Angka Romawi Tahun 2021 = MMXXI
*angka 1-1000 ditulis di bagian bawah artikel
SIMBOL ANGKA ROMAWI
Angka romawi ditulis dengan menggunakan 7 simbol dan dalam setiap penggunaannya. Simbol tidak dibolehkan diulang sebanyak 4 kali.
Inilah alasan kenapa angka 4 dalam angka romawi akan ditulis IV tidak dengan IIII. Jika angka 4 ditulis dengan IIII itu artinya ada simbol “I” yang berulang 4x dan itu Kurang tepat.
Simbol Angka Romawi
I simbol angka 1
V simbol angka 5
X simbol angka 10
L simbol angka 50
C simbol angka 100
D simbol angka 500
M simbol angka 1.000
Dengan simbol-simbol tersebut dilakukan PENAMBAHAN
Angka 7 ditulis VII artinya V (5) ditambah I (1) ditambah I (1).
Angka 8 ditulis VIII artinya V (5) ditambah I (1) ditambah I (1) ditambah (1).
Angka 15 ditulis XV artinya X (10) ditambah V (5).
Angka 26 ditulis XXVII artinya X (10) ditambah X (10) ditambah V (5) ditambah I (1).
Angka 102 ditulis CII artinya C (100) ditambah I (1) ditambah I (1).
Angka 157 ditulis CLVII artinya C (100) ditambah L (50) ditambah V (5) ditambah I (1), ditambah I (1).
Dengan simbol-simbol tersebut dilakukan PENGURANGAN
Angka 400 tidak ditulis dengan CCCC karena bila ditulis seperti itu maka ada simbol C yang ditulis 4 kali (SALAH). Yang benar adalah dengan CD. loh koq CD? bukannya C itu 100 dan D 500, harusnya itu 600 dong? Ya, tapi dalam kasus ini CD artinya D dikurangi C. Jadi 500- 100=400.
Sama halnya dengan angka 9 yang ditulis IX. Artinya adalah X (10) dikurangi angka sebelumnya, yakni I (1) = 10-1 = 9
CONTOH SOAL PENULISAN ANGKA ROMAWI
1. Bagaimana penulisan angka romawi 8? apakah VIII atau IIX?
Jawaban: Secara penjumlahan VIII & IIX sama-sama memiliki hasil 8. Tapi disini VIII adalah jawaban yang tepat, karena penulisan dengan metode Penambahan Harus Selalu Diutamakan selama simbol tidak terdiri dari 4 simbol yang sama secara berurutan.
Ini berbeda dengan angka 9. Angka ini tidak ditulis dengan VIIII melainkan IX. Kenapa? ya kalau kita menulis dengan cara VIIII ini Salah, karena ada simbol “I” yang digunakan 4 kali secara berurutan.
2. Penulisan Angka Romawi 1999?
Jadi, jawaban angka romawi 1991 adalah MCMXCIX
PENGGUNAAN ANGKA ROMAWI
Di Eropa angka romawi masih digunakan sampai abad ke-15, sebelum tergeser dengan angka angka yang kita kenal sekarang. Namun, angka romawi masih digunakan pada hal-hal tertentu. Di Indonesia sendiri angka ini masih digunakan, diantaranya adalah;
1. Sebagai Urutan Penamaan
Angka romawi biasa digunakan untuk nama atau urutan orang-orang yang mempunyai posisi penting, seperti misalnya gelar bangsawan, raja ataupun ratu. Misalnya gelar Pakubuwana I II dst dan gelar ratu Elizabeth I dan II.
2. Nomor Surat, Undang- Undang sampai Bab Skripsi
Angka romawi juga sering digunakan pada penomoran surat, undang-undang dan digunakan pada penulisan bab/halaman pada beberapa bagian skripsi, makalah ataupun tesis.
3. Angka Pada Jam
Salah satu jam yang menggunakan angka romawi adalah jam gadang di Bukittinggi Sumatera Barat. Jam yang selesai dibangun pada tahun 1926 ini adalahh hadiah Ratu Belanda pada masa Hindia Belanda.
Namun, ada yang unik dari penulisan angka pada jam. Angka 4 yang seharusnya ditulis IV pada jam gadang tercetak IIII, banyak orang menyangka itu adalah kesalahan. Hmm, memang benar secara tata cara itu salah.
Namun, itu adalah kesalahan yang sengaja. Itu adalah karena itu permintaan dari Raja XIV yang tidak suka dengan penulisan angka IV karena alasan estetika atau keseimbangan tata letak dengan huruf lain pada jam yang mesinnya sama seperti jam Big Ben di London, Inggris.
4. Digunakan Pada Acara Tertentu dll
Angka romawi juga sering digunakan pada judul film, seismologi, fotografi, teologi dan mata pelajaran spesialis lainnya. Selain itu angka ini juga sering digunakan pada acara berseri, misalnya WWE.
Para penggemar Smackdown tentu tahu tentang acara Wrestelmania yang menjadi ajang puncak tahunan WWE. Dalam setiap acaranya ia selalu menggunakan angka romawi sebagai urutan pelaksanaan dari tahun ke tahunnya.
SEJARAH ANGKA ROMAWI
Sebelum angka romawi dikenal, sebelumnya telah muncul angka-angka yang dikembangkan oleh penduduk Mesir pada 3000 tahun sebelum masehi dan juga bangsa Babylonia di kawasan mesopotamia pada 1750 sebelum masehi.
Angka romawi sendiri digunakan pada masa romawi kuno yang berdiri abad ke-8 sebelum masehi. Tidak banyak literatur yang menyebutkan tentang asal muasal sejarah penemuan angka romawi.
Namun diyakini, angka romawi diadaptasi oleh angka yang telah digunakan bangsa Etruskan, yakni bangsa yang pertama kali tinggal di kota Roma sebelum mereka dilenyapkan oleh orang-orang Romawi.
Orang etruskan menuliskan angka dengan simbol 𐌠, 𐌡, 𐌢, ⋔, 𐌚, dan ⊕ yang kemudian diubah menjadi simbol I, V, X, L, C, dan M pada angka romawi.
Dalam beberapa hipotesis disebutkan bahwa penggunaan angka romawi didasarkan pada penggunaan ranting atau tongkat para penggembala kambing Italia untuk menghitung jumlah ternak gembalaan meraka.
Ini cukup berdasar karena simbol simbol yang muncul pada angka romawi merupakan simbol datar yang dapat dibentuk menggunakan tongkat secara vertikal atapun horizontal.
Misal untuk membentuk simbol X mereka hanya perlu menyilangkan 2 tongkat begitupun dengan simbol-simbol angka lain.
Namun, angka romawi memiliki kelemahan, diantaranya adalah tidak adanya angka nol yang menyulitkan untuk penjumlahan matematika. Kemudian sekitar tahun 800 angka hindu-Arab muncul dan berkembang dengan penggunaan simbol berbeda dan juga angka bilangan Nol.
Angka ini pun menggeser angka Romawi setelah beberapa abad di Eropa dan digunakan sebagai simbol atau angka yang digunakan dalam kehidupan masyakarat dunia sehari-hari, temasuk juga orang-orang Indonesia yang mengenal bilangan dalam bentuk 0,1,2,3,4,5,6,7,8 dst
Meskipun begitu, angka romawi masih tetap digunakan pada beragam bidang tertentu. Misalnya penyebutan nama keturunan raja, jam, bab buku, judul film dll.
TABEL ANGKA ROMAWI 1 – 1000
Daftar Angka Romawi
288: CCLXXXVIII
338: CCCXXXVIII
378: CCCLXXVIII
383: CCCLXXXIII
387: CCCLXXXVII
388: CCCLXXXVIII
488: CDLXXXVIII
688: DCLXXXVIII
738: DCCXXXVIII
778: DCCLXXVIII
783: DCCLXXXIII
787: DCCLXXXVII
788: DCCLXXXVIII
828: DCCCXXVIII
833: DCCCXXXIII
837: DCCCXXXVII
838: DCCCXXXVIII
848: DCCCXLVIII
868: DCCCLXVIII
873: DCCCLXXIII
877: DCCCLXXVII
878: DCCCLXXVIII
882: DCCCLXXXII
883: DCCCLXXXIII
884: DCCCLXXXIV
886: DCCCLXXXVI
887: DCCCLXXXVII
888: DCCCLXXXVIII
889: DCCCLXXXIX
898: DCCCXCVIII
988: CMLXXXVIII
Demikian tadi artikel singkat mengenai angka romawi mulai dari simbol cara penulisan sampai contoh penulisan angka romawi dari 1 sampai 10 100 dan 1000 juga penulisannya dalam tahun. Semoga artikel ini bermanfaat.
ARTIKEL LAINNYA
10+ Contoh Surat Permohonan Bantuan Dana, Izin, Kerjasama (Proposal)
PERILAKU KONSUMEN : Pengertian, Teori, Faktor & Contoh
192+ Daftar Jurusan Kuliah di Indonesia dan Penjelasannya (IPA, IPS & TEKNIK)
SIMBOL FLOWCHART : Pengertian, Jenis, Fungsi dan Contohnya
KEBIJAKAN FISKAL DAN MONETER : Pengertian, Tujuan, Macam & Jenis Jenisnya
50 Contoh Bahasa Pemrograman Komputer dan Tingkatannya
PASAR PERSAINGAN SEMPURNA : Pengertian, Ciri Ciri, Kelebihan dan Kekurangan
√ FREELANCE Adalah: Pengertian, Syarat & Contoh Kerjanya
Tinggalkan Balasan Batalkan balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.